E-KANTIN MAN 1 GRESIK MENJADI PELOPOR KANTIN DIGITAL MADRASAH DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN GRESIK

Dalam rangka implementasi madrasah digital, pada 18 Januari 2023 MAN 1 Gresik resmikan E-Kantin. Kegiatan peresmian tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag kabupaten Gresik Dr. H. Moh. Ersat, M.H.I, Kasie Pendma Kemenag Kabupaten Gresik Hj. Masfufah, M.Pd dan seluruh stakeholder MAN 1 Gresik. Peresmian tersebut dilaksanakan di Kantin MAN 1 Gresik berlokasi di timur Asrama MAN 1 Gresik.

Kegiatan pembukaan e-kantin dimulai sejak pukul 08.00. Para pejabat dari Kemenag Gresik mulai berdatangan 30 menit sebelum acara dimulai dan langsung menuju kantin MAN 1 Gresik. Sebagai pembuka acara dalam kegiatan tersebut yakni Bapak Agus Sahrul Mubarich, M.Pd. Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan sambutan-sambutan dari pejabat di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Gresik

Menurut Kepala MAN 1 Gresik Drs. H. Muhari, M.Pd.I bahwa E-kantin ini dipersiapkan beberapa minggu yang lalu. Hal ini dikarenakan pada saat beliau melihat proses transaksi di MAN 1 Gresik berjalan kurang efisien dengan uang cahs atau kontan. Banyak siswa yang berdesakan saat melakukan pembelian di kantin. Sehingga perlu inovasi yang memudahkan proses transaksi. Beliau pun berkordinasi dengan Tim Madrasah Digital dan Tim IT MAN 1 Gresik untuk membuat skema pembayaran yang lebih mudah dan tidak merugikan penjual dan pembeli. Maka dibuatlah aplikasi E-Kantin MAN 1 Gresik. Penyederhanaan proses transaksi ini juga diikuti dengan peningkatan kualitas layanan dan makanan yang dijual. Gizi makanan dan minuman di MAN 1 Gresik juga diperhatikan karena MAN 1 Gresik telah meraih predikat bintang 1 dari BPOM. Selain itu MAN 1 Gresik juga meraih predikat Madrasah Adiwiyata Mandiri yang salah satu indikatornya tentang kesehatan kantin. Maka prestasi tersebut pun harus ditingkatkan. Beliau berharap agar E-Kantin MAN 1 Gresik bisa menjadikan warga MAN 1 Gresik sehat, dan pihak madrasah bisa mengkalkulasi keuangan di MAN 1 Gresik secara digital.

Kepala Seksi Pendma Kemenag Kabupaten Gresik ketika diberikan kesempatan untuk menyampaikan sambutan menyampaikan bahwa Beliau mengapresiasi terobosan MAN 1 Gresik menjadikan kantin berbasis digital. Tidak hanya kantin saja, bahkan penamanan tanaman, laboratorium MAN 1 Gresik juga berbasisi digital. Beliau juga mengingatkan bahwa pada saat ada penilaian Kabupaten Gresik menjadi kabupaten sehat, satuan pendidikan yang dinilai sebagai titik satuan pendidikan sehat yaitu hanya MAN 1 Gresik. Titik sehat Kabupaten Gresik yaitu terdapat di UKS dan Kantin. Selain itu dalam realisasi program adiwiyata terdapat poin titik penilaian tentang kantin. Kantin MAN 1 Gresik menjadi kantin yang sehat karena sudah teruji di BPOM dan Kementerian Lingkungan Hidup. Meskipun demikian masih ada titik lemah yang terdapat pada pelayan proses pembayaran. Pada saat pelayanan setelah memegang uang, penjual kemudian memegang makanan. Bisa dibayangkan betapa proses transaksi dan pelayanan menjadi kurang sehat. Maka dari itu dengan E-kantin ini semoga dapat meningkatkan kualitas layanan di kantin MAN 1 Gresik. Mengakhiri sambutannya pejabat Kemenag Asli Gresik tersebut berpesan agar E-Kantin ini jangan jadikan sebagai sebuah hal yang menyusahkan. Perubahan dan hal baru itu suatu keniscayaan. Maka terimalah dan beradaptasilah dengan perubahan-perubahan yang akan datang.

Kepala Kemenang Kabupaten Gresik Dr. H. Moh. Ersat, M.H.I turut mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh MAN 1 Gresik. E-Kantin merupakan satu hal yang sangat penting bagi dunia pendidikan dan instansi pemerintah manapun. Karena kantin menjadi salah satu tolok ukur indikator kesehatan. Beliau menceritakan pada saat menjadi Kasie Produk Halal di Kemenag Jawa Timur, saat itu yang dipilih menjadi pioner penilaian yaitu Pesantren paling bersih dan Perguruan Tinggi yang paling bersih kantinnya. Ternyata diantara pesantren dan perguruan tinggi yang paling bersih dan higienis yaitu Universitas Brawijaya (UB) Malang. Saat itu jauh sebelum adanya transformasi digital, pemabayaran di kantin sudah berbasis digital. Sehingga pada saat itu UB menjadi kantin Peguruan Tinggi tersehat di Jawa Timur. Saat itu program kesehatan kantin untuk madrasah belum terpikirkan. Sehingga apa yang dilakukan oleh MAN 1 gresik merupakan hal yang luar biasa.

Menurut Bapak Moh Ersat, selain sehat dan higienis, hal penting yang perlu diperhatikan yaitu tentang kehalalan makanan yang dikonsumsi. Pegawai di lingkungan kemenag harus memberikan contoh makanan yang halal kepada masyarakat. Beliau mengambil contoh ikan lauk ayam yang dijual di pasaran. Kalau di pasar, banyak proses penyembelihan ayam yang tidak sesuai syariat Islam, sehingga hukum makanan tersebut haram untuk dikonsumsi. Bahkan beliau sudah berkeliling di seluruh rumah potong hewan di Jawa Timur 95% tidak syar’I karena penyembelihannya kadang-kadang belum mati sudah dikuliti. Maka permasalahan ini juga harus diperhatikan terutama untuk makanan yang dijual di kantin MAN 1 Gresik.

Senada dengan Kasie Pendma, beliau pun mengapresiasi launching E-Kantin yang dilakukan oleh MAN 1 Gresik. Karena e-kantin merupakan wujud implementasi 7 program prioritas dari menteri Agama RI yang salah satunya transformasi digital. Digitalisasi madrasah harus dilakukan oleh madrasah. Baik itu penilaian, proses transaksi di madrasah. Beliau berharap apa yang dilakukan oleh MAN 1 Gresik menjadi inspirator bagi kantin-kantin lain di lingkungan Kementerian Agama.

Dengan dilaunchingnya E-kantin di MAN 1 Gresik maka madrasah yang beralamat di jalan raya Bungah nomor 46 tersebut pun menerapakn e-money dalam setiap transaksi. Tidak hanya pembayaran di kantin, namun transaksi di koperasi dan transaksi pengembangan madrasag menggunakan E-Money. Untuk menunjang hal tersebut, MAN 1 Gresik telah membuat aplikasi E-Kantin MAN 1 Gresik. Setiap peserta didik yang akan bertransaksi harus melakukan top up dana kepada petugas E-Kantin. Setiap hari para pejual di kantin dapat melaporkan hasil penjualannya kepada petugas E-Kantin. Penerapan E-Kantin di MAN 1 Gresik menjadikan MAN 1 Gresik sebagai madrasah yang menerapkan Cashless di setiap transaksi. Sehingga hal ini menjadikan proses perekonomian di MAN 1 Gresik lebih efektif dan efisien.

Kegiatan E-Kantin merupakan salah satu program unggulan yang dimiliki MAN 1 Gresik sebagai madrasah digital di Jawa Timur. Persemian MAN 1 Gresik sebagai madrasah digital sendiri diresmikan langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur Dr. H. Husnul marom, M.H.I beberapa bulan lalu. Tidak hanya kantin yang menjadi program digital, namun MAN 1 Gresik juga mendigitalisasi seluruh komponen program yang ada di MAN 1 Gresik seperti perpustakaan digital, rapot digital, laboratorium digital, dan pembelajaran berbasis digital.

Leave a Comment