Kabar membanggakan kembali datang dari keluarga besar MAN 1 Gresik. Salah satu peserta didik terbaiknya, Zanuba Arifah Nurrahma, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Tingkat Wustho dalam ajang Gebyar Hari Santri Nasional yang diselenggarakan oleh RMI MWC NU Bungah.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa peserta didik MAN 1 Gresik tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki kemampuan serta kompetensi yang membanggakan dalam bidang keagamaan, khususnya penguasaan dan pemahaman kitab kuning. Keberhasilan Zanuba merupakan cerminan semangat santri yang senantiasa menjunjung tinggi tradisi keilmuan Islam, ketekunan dalam belajar, serta kecintaan terhadap khazanah keilmuan para ulama.
Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) merupakan salah satu ajang yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan membaca, memahami, dan mendalami kitab-kitab klasik karya para ulama. Keberhasilan meraih juara pertama pada tingkat Wustho tentu menjadi pencapaian yang sangat membanggakan sekaligus menunjukkan bahwa generasi madrasah mampu menjaga tradisi keilmuan Islam di tengah perkembangan zaman.
Kepala MAN 1 Gresik, Dr. Muhari, M.Pd.I, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Zanuba Arifah Nurrahma atas prestasi luar biasa yang telah diraih. Beliau mengungkapkan rasa bangga karena keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa peserta didik MAN 1 Gresik mampu menunjukkan kompetensi dan keunggulan dalam bidang keagamaan. Menurut beliau, prestasi ini bukan sekadar kemenangan dalam sebuah perlombaan, melainkan juga wujud kecintaan terhadap ilmu agama, khususnya tradisi literasi kitab kuning yang menjadi bagian penting dari khazanah keilmuan Islam. Beliau berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus belajar, memperdalam ilmu agama, mengembangkan potensi diri, serta mengukir prestasi di berbagai bidang.
Pada kesempatan yang membahagiakan ini, keluarga besar MAN 1 Gresik juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Bapak Moh. Ali Faiq, M.H.I., atas perhatian, dukungan, arahan, dan pembinaan yang senantiasa diberikan kepada madrasah. Dukungan tersebut menjadi motivasi dan kekuatan bagi MAN 1 Gresik untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat karakter religius peserta didik, serta mengembangkan madrasah sebagai lembaga pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul, berakhlakul karimah, dan berprestasi. Semoga sinergi dan dukungan yang telah terjalin senantiasa membawa kemajuan bagi pendidikan madrasah di Kabupaten Gresik.
Persembahan terima kasih dan penghargaan yang tulus juga kami sampaikan kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Bapak Dr. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I. atas perhatian, dukungan, dan komitmen dalam mendorong kemajuan pendidikan madrasah di Jawa Timur. Berbagai upaya dalam memperkuat kualitas pendidikan, membangun karakter religius, serta mengembangkan potensi peserta didik menjadi inspirasi bagi seluruh keluarga besar madrasah untuk terus berinovasi dan berprestasi. Capaian ini kami persembahkan sebagai salah satu wujud kontribusi MAN 1 Gresik dalam mendukung terwujudnya madrasah yang unggul, berdaya saing, dan tetap kokoh dalam menjaga nilai-nilai keislaman serta tradisi keilmuan pesantren.
Ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya juga kami sampaikan kepada Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Nasaruddin Umar, M.A., atas perhatian, dukungan, dan komitmen dalam memajukan pendidikan Islam serta meningkatkan kualitas madrasah di Indonesia. Semangat dalam membangun pendidikan keagamaan yang berkualitas, moderat, dan berkarakter menjadi inspirasi bagi kami untuk terus melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam spiritualitas dan luhur dalam akhlak. Semoga prestasi ini menjadi bagian dari kontribusi nyata madrasah dalam mewujudkan generasi Indonesia yang berilmu, beriman, berakhlakul karimah, serta mampu menjaga dan mengembangkan warisan keilmuan Islam.
Keberhasilan Zanuba Arifah Nurrahma menjadi Juara 1 MQK Tingkat Wustho pada momentum Gebyar Hari Santri Nasional ini semakin menegaskan bahwa madrasah merupakan tempat tumbuhnya generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan sekaligus kokoh dalam nilai-nilai keagamaan. Prestasi ini juga menjadi pengingat bahwa semangat Hari Santri harus senantiasa diwujudkan melalui kecintaan terhadap ilmu, perjuangan, pengabdian, dan kontribusi positif bagi masyarakat.
